Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Teknik perbanyakan

Perangsang Tumbuh Bahan Alami Untuk Bibit Tin

Perangsang Tumbuh Bahan Alami Untuk Bibit Tin

Postingan kali ini hanya ingin sekedar share dari hasil browsing di internet. Saya menemukan sebuah journal dengan judul : Respons Jenis Perangsang Tumbuh Berbahan Alami dan Asal Setek Batang Terhadap Pertumbuhan Bibit Tin (Ficus carica L.) (The Response of Natural Growing Stimulant Materials and Stem Cutting Origin to the Growth of Fig Seedling) Penelitian ilmiah ini dilakukan oleh : Marpaung, AE dan Hutabarat, RC Balai Penelitian Tanaman Sayuran, Jln. Tangkuban Parahu No. 517, Lembang, Bandung Barat 40391 Bisa dilihat abstraksinya dibawah ini: ABSTRAK.  Perbanyakan tanaman tin pada umumnya dilakukan dengan setek batang. Penanaman setek batang tanpa perlakuan menghasilkan persentasi jadi bibit yang relatif rendah sehingga diperlukan suatu perlakuan yang tepat pada setek sebagai sumber bibit yang dapat meningkatkan persentase jadi bibit. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis bahan alami dan asal setek batang terhadap pertumbuhan bibit tin. Penelitian d...

GRAFTING-TEKNIK PERBANYAKAN TANAMAN

Grafting adalah penggabungan dua bagian tanaman yang berlainan sedemikian rupa sehingga merupakan satu kesatuan yang utuh dan tumbuh sebagai satu tanaman setelah terjadi regenerasi jaringan pada bekas luka sambungan atau tautannya. Pada prinsipnya, teknik grafting sama dengan teknik budding yaitu ada hal-hal yang perlu diperhatikan dalam proses graftingnya agar berhasil.  Dibawah ini ada beberapa teknik grafting yang dapat kamu lakukan. Sumber : dari buku Grafting and Budding

BUDDING-TEKNIK PERBANYAKAN TANAMAN

Budding barangkali istilah yang asing dan sering tidak digunakan oleh para pekebun atau penghobi tanaman, yang suka melakukan teknik perbanyakan tanaman dengan cara vegetatif. Namun jika kita mendengar kata okulasi pasti tidak asing. Apa hubungan antara kata budding dengan okulasi? Okulasi berasal dari kata Oculatie  (Belanda) atau dalam bahasa Inggris disebut dengan istilah Budding Oculus artinya mata, sedangkan bud  artinya tunas yang dalam bahasa Indonesia disebut mata tunas. Pengadaan bibit secara okulasi atau budding sudah banyak dikembangkan, terutama dalam rangka menciptakan bibit-bibit tanaman yang unggul, cepat menghasilkan dan tahan terhadap kemungkinan serangan hama serta penyakit. Hal-hal yang perlu diperhatikan untuk melakukan okulasi atau budding adalah sebagai berikut: Waktu yang paling baik untuk melakukan okulasi atau budding ialah pada musim penghujan. Batang bawah yang digunakan minimal harus berumur 7 bulan, maksimal 15 bulan, besarnya kira-...