Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Pohon Ara-Tin

Perangsang Tumbuh Bahan Alami Untuk Bibit Tin

POHON LOA UNTUK POHON TIN-ARA

Pohon Loa atau Ficus Racemosa (syn. Ficus Glomerata Roxb ) adalah jenis tanaman dalam keluarga Moraceae. Pohon Loa banyak dijumpai tumbuh didaerah berair, umumnya disekitar tepian aliran sungai. Loa  adalah tumbuhan asli yang banyak dijumpai di Australia, Malesia, Asia Tenggara dan benua India. Di Indonesia, pohon loa banyak dijumpai di beberapa daerah hutan tropis dan hidup di rawa, sungai. Maka jika ada yang ingin menanam pohon loa disekitar pekarangan, tanaman ini haruslah dijaga ketesediaan airnya (asal drainase baik). Loa banyak sekali tumbuh dari mulai dataran rendah hingga dataran tinggi, pohon ini tidak rewel dalam pemeliharaannya. Bentuk pohon ini rindang dan bila dilihat dari kejauhan sangatlah gagah dan kokoh, serta menarik.   Pohon Loa memiliki tubuh yang besar bahkan lingkar batangnya bisa sampai 5 meter di alam bebas. Batang utamanya kadang mengeluarkan akar gantung dan dari batang itu juga bisa muncul buah yang bisa dimakan ketika sudah masak, rasanya ma...

POHON TIN-ARA KOLEKSIKU

Woow...ternyata sudah ratusan jenis pohon Ara atau Ti atau Fig yang beredar di Indonesia. Jenis-jenis Tin-Ara itu ada yang berasal dari Italia, Spanyol, Timur Tengah, USA dsb. Bahkan para penghobi dan kolektor seakan-akan berlomba untuk mendatangkan jenis Tin baru ke Indonesia. Berhubung lahan tidak luas, saya batasi koleksi Tin atau Ara yang saya tanam baik di tanah maupun di Pot. Diantara jenis-jenis Tin yang menghiasi halaman belakang rumahku yaitu: Masui Dauphine Masui Dauphine adalah jenis pohon Tin-Ara yang berasal dari Negara Jepang Warna buahnya merah dengan  berat buah bisa mencapai 100 gram Rasanya manis Osborn Prolifig Negrone Panache Tiger Ghalbun Enrico Blue Giant Blue Celeste Khurtmani (Red Palestine, Red Israel) Red Libya Sal's Gene Sal's Corleone Black Madaeira Liza White Marseilles Lyndurst White LSU Gold Purple Yordan Green Yordan Texas everbearing Italian Dark Black Mission USA Pasquelle Tena Brown Turkey Conadria Black ...

Kisah Pohon Ara

Menarik untuk mencari informasi seputar pohon Ara atau Tin (bahasa Arab), karena pohon ini ternyata sudah ada sejak jaman purba, bahkan di tulis didalam Alkitab di kitab kejadian pasal 3. Hebatnya pula pohon Ara telah banyak dimanfaatkan tidak hanya dikonsumsi buahnya namun juga karena manfaat untuk kesehatan. Kisah Dalam Alkitab Alkitab mengisahkan tentang pohon ara, meskipun dengan berbagai nama dan berbagai jenisnya. Sebagai contoh dari bahasa Ibrani, disebutkan nama enah atau enim, paggim, suke dan sukon. Dalam bahasa Arab disebut tin. Kesemuanya mengemukakan, bahwa buah pohon ara itu menjadi andalan di daerah yang kering tropis atau lembabnya sub tropis, khususnya di Asia Minor, seperti Iran, Irak, Yordania, Siria , Palestina, Israel, sebagian Mesir dan sekitar Laut Tengah (Mediterania) seperti Yunani hingga Spanyol.Untuk pertamakalinya pohon ara disebut dalam Alkitab, yakni dalam Perjanjian Lama, di mana daunnya yang lebar itu digunakan penutup aurat Adam dan Hawa keti...

POHON ARA-TIN

Ficus Carica Linnaeus adalah sejenis tumbuhan penghasil buah-buahan yang dapat dimakan yang berasal dari Asia Barat.  Buahnya bernama sama.  Nama Tin diambil dari bahasa Arab, juga dikenal dengan nama "Ara" (buah ara/pohon ara) sedangkan dalam bahasa Inggris disebut fig (common fig; "pohon ara umum") [1]   Di beberapa Negara mempunyai nama yang berbeda seperti Higo (Spanish), Figue (French), Feige (German),  Fico (Italian). Dalam 3 agama samawi yaitu Yahudi, Kristen dan Islam buah ini telah dikenal sebagai tanaman yang bermanfaat   bagi manusia. Pohon Tin atau Ara adalah salah satu tanaman yang paling menonjol dalam Alkitab, disebutkan dalam lebih dari 50 ayat, diantaranya: “Lalu mata mereka berdua menjadi terbuka dan mereka menyadari bahwa mereka telanjang.Karena itu, mereka menjahit daun-daun ara dan membuat penutup pinggang bagi diri mereka”(Kejadian 3:17) Dengan segera Abigail bergegas dan mengambil dua ratus roti, dua tempayan besar anggu...